Cara Mengatasi Jenis Penderita dan Gejala Buta Warna

208 views

Di zaman yang serba modern ini tentu gak enak dong kalo mata gak OK, mau cari kerja harus melalui beberapa tahap medikal. Salah satu kendalanya yaitu pada mata jika seseorang mengalami Buta Warna tentu akan memepersulit kita dalam mencari kerja. Karena dianggap kinerja mata tidak maksimal karena buta warna. Untuk itu kita perlu mengetahui dan mengatasinya dari sejak dini mungkin tentang cara mengatasi buta warna.

Kita bisa mulai dari mengetahui tanda / gejala, jenis buta warna itu sendiri dan bagai mana cara mengatasinya. Meski diketahui penyakit ini tidak bisa sembuh total tapi efek dari penyakit ini bisa di kurangi.


Penyakit Buta Warna


Buta warna adalah suatu penyakit yang menyebabkan mata seseorang tidak bisa membedakan sebagian warna atau membedakannya secara total. Kondisi seperti ini biasanya dialami oleh laki laki meski tidak menutup kemungkinan bisa juga dialami oleh wanita lhooo.

jenis buta warna

Penyakit buta warna memang akan dialami penderitanya seumur hidup, meski penyakit ini tidak bisa disembuhkan secara total namun efek yang ditimbulkan dari penyakit ini masih bisa dikurangi. Untuk itu sebaiknya kita harus mengenalinya sejak dini mungkin.

Sebagai seorang bunda yang baik tentu mereka akan memberikan yang terbaik buat keluarganya selalu memperhatikan kondisi mereka. Agar bisa mendeteksi penyakit buta warna si kecil sejak dini, buat para bunda kita kenali lebih dalam dulu tentang penyakit ini yaaa.

Jenis Buta Warna

Secara umum jenis buta warna terbagi menjadi tiga, yaitu:

1. Buta warna total (monochromacy)

2. Buta warna hijau merah (dichromacy )

3. Buta warna biru kuning (trichromacy )

Sebagai berikut penjelasanya:

1.Buta Warna Total (Monochromacy)


Buta warna total adalah buta warna yang penderitanya tidak bisa melihat warna dengan matanya sama sekali. Bahkan dapat mempengaruhi terhadap ketajaman penglihatanya.


Bisa digambarkan, pada penderita buta warna total yaitu mereka akan melihat sekelilingnya semua seperti layaknya ganbar di televisi hitam-putih.

2. Buta Warna Hijau-Merah (Dichromacy


Buta warna jenis ini di bagi lagi menjadi tiga yaitu :

  • protanopia
  • deuteranopia
  • tritanipia

Berikut perbedaanya seperti di bawah ini:

Protanopia


Penderita jenis ini mereka akan sulit membedakan antara warna biru dan hijau, warna merah dan hijau, di sertai kualitas penglihatan yang berkurang.

Deuteranopia


Penderita jenis ini mereka akan sulit membedakan antara warna biru dan hijau, warna merah dan hijau, tetapi mereka tidak disertai dengan kualitas penglihatan yang berkurang.

Tritanopia


Pada penderita jenis ini mereka akan melihat warna biru terlihat lebih hijau, warna kuning dan orange terlihat merah muda dan warna ungu akan terlihat merah tua

3. Buta Warna Biru-Kuning (Trichromacy) / Buta Warna Parsial

Sama seperti buta warna Dichromacy buta warna jenis Trichromacy atau buta warna biru-kuning ini termasuk dalam buta warna parsial dan di bagi menjadi beberapa jenis yaitu:

  • protanomaly
  • deuteronomaly
  • tritanomaly

Berikut sebagai penjelasanya di bawah ini:

Protanomaly


Penderita buta warna jenis ini akan sulit membedakan antara warna merah dan hijau.

Deuteranomaly


Penderita buta warna deuteranomaly adalah kebalikan dari protanomaly, yaitu mereka akan kesulitan untuk membedakan antara warna hijau dan merah.

Tritanomaly

Pada penderita jenis ini mereka akan kesulitan membedakan antara warna biru dan hijau, kuning dan merah atau merah muda.

Tanda / Gejala Buta Warna

Setelah mengetahui jenis dari buta warna itu sendiri selanjutnya yang perlu bunda ketahui adalah tanda atau gejala yang dialami oleh penderita buta warna terutama pada anak.


Berikut tanda atau gejala-gejala yang mungkin di alami oleh anak penderita buta warna adalah:

1. Masalah Membaca dan Membedakan Gambar

Jika anak kesulitan untuk membaca atau melihat gambar pada buku pelajaran sekolah mereka, mungkin saatnya kamu pergi ke dokter untuk cek kondisinya.

Buku pelajaran sekarang banyak dipenuhi oleh warna beragam yang bertujuan untuk menarik minat anak. Jika si kecil tidak bereaksi saat melihat gambar, bunda lebih baik konsultasikan dengan ahli.

BACA JUGA :

2. Sulit Mengingat Warna

Meski warna tersebut terlihat sangat mencolok bagi pemilik mata normal tapi bagi penderita buta warna mereka akan sangat sulit untuk mengingatnya, Itu dikarenakan kemampuan mata untuk membedakan warna mereka sudah menurun.

3. Makanan Matang dan Mentah Tak Ada Bedanya

Salah satu tanda bahwa seseorang menderita buta warna adalah mereka tidak mampu mengenali mana daging matang dan mana daging mentah. Karena bagi penderita buta warna, warna makanan tersebut tak ada bedanya.

Cara mengatasi buta warna

Buta warna memang tidak bisa di sembuhkan secara total tapi efek dari penyakit ini masih bisa dikurangi, maka jika ada keluarga atau anak dari bunda ada yang mengalami gejala / tanda seperti yang disebutkan diatas maka segeralah lakukan pemeriksaan lebih lanjut ke dokter. konsultasikan masalah tersebut sehingga penyakit bisa terdeteksi sedini mungkin.

Berikut ini adalah berbagai cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi buta warna :

1.Gunakan Softlens Berwarna

Salah satu cara mengatasi buta warna adalah menggunakan softlens berwarna, dengan mengunakan alat bantu softlens berwarna penderita akan lebih dimudahkan untuk memebedakan warna walaupun tidak begitu detail. Alat bantu seperti ini sangat di sarankan oleh kedokteran agar penderita buta warna bisa tetep mengeksplor kemampuanya dalam mengolah warna.

2. Kacamata Anti Ultraviolet

Selanjutnya adalah pengunaan kacamata anti ultraviolet. Kacamata jenis ini digunaka pada penglihatan yang sangat redup biasanya digunakan oleh penderita buta warna akut. Kacamata ini akan sangat membantu penderita dalam membedakan warna selain itu ini juga sangat membantu untuk menahan paparan sinar matahari yanag berbahaya.

3. Latihan Identifikasi Warna

Salah satu cara untuk melatih identifikasi warna adalah dengan membedakan urutan warna pada pelangi. penderita bisa di ajari untuk menghafal urutan warna pada pelangi mulai dari yang pertama warna merah, kedua warna kuning, ketiga warna hijau dan terakhir warna biru.


Selain contoh objek di atas penderita juga bisa di ajari menerapkanya pada objek lain seperti menghafal urutan pada rambu lalu lintas. Ini akan semakin membantu penderita dalam melatih mengidentifikasi warna.

Demikian adalah informasi mengenai jenis, tanda atau gejala, dan cara mengatasi buta warna yang penting untuk bunda ketahui. Memang penyakit ini tak bisa disembuhkan secara total, tetapi paling tidak si penderita bisa mengurangi efeknya dan melakukan kegiatan sehari-hari dengan normal berkat latihan khusus!

BACA JUGA :

Leave a reply "Cara Mengatasi Jenis Penderita dan Gejala Buta Warna"

Author: 
    author